Chamberlain merupakan band yang terbentuk di Bandung  sejak tahun 2004. Memakan waktu 6 tahun hingga akhirnya mereka dapat mengeluarkan EP’ yang berjudul The Wild And The Innocent pada tahun 2010 ini. Hal tersebut dikarenakan beberapa masalah internal seperti personil yang berganti-ganti serta waktu yang bersinggungan dengan kepentingan tiap masing-masing personil sebelumnya dan pada akhirnya Chamberlain baru di bangun kembali pada November 2009 dengan line-up personil yang benar-benar baru. EP ini dibuka oleh lagu berjudul “Blue” sebuah track gloomy dengan bagian verse yang menohok serta choir “whooo hoo hoo” yang menjadi kekuatan track ini. Track yang cukup gelap untuk disajikan sebagai pembuka dan saya sarankan untuk menjauhkan benda-benda tajam ketika mendengarkan track ini.  Disambung dengan sebuah track upbeat yang menaikkan mood setelah dibuka oleh nomor gloomy. Saya mendengar beberapa part yang tampaknya terpengaruh oleh musik geek-rock seperti weezer, di track ini sang vokalis tampak meluapkan kata demi kata dan bercerita tentang seorang anak laki-laki yang berusaha untuk mencari jatidiri dengan jalan pikiran yang diibaratkan sebagai labirin, “child play in the grassy land,he couldn’t find a way out of there and trying to reach out his hands…”. “In Your Arms” sebuah track instrumental semi akustik menenangkan suasana setelah di dua track pertama memainkan emosi. Track terakhir “Introvert” merupakan satu-satunya lagu berbahasa Indonesia di EP ini. Sebuah track bermood hampir sama dengan lagu pertama, gloomy. Lagu ini mengalun tenang sampai akhirnya mencapai klimaks ketika raungan distorsi gitar mulai berserak, seakan menumpahkan segala emosi yang ada dan merupakan sebuah track yang cocok dijadikan penutup EP ini.

Tidak dapat dipungkiri, Chamberlain sangat terpengaruh oleh band-band Inggris Raya seperti Radiohead dan Muse. Tetapi didebut EP’nya ini mereka dapat mengeksekusi lagu demi lagu dengan gaya dan ciri mereka sendiri tanpa terjebak oleh bayang-bayang idolanya.  Empat lagu di EP ini dapat diumpamakan sebagai sebuah fase dalam hari seperti pagi yang mendung diwakili oleh track berjudul “Blue”, siang hari yang bersemangat karena cuaca kembali cerah di track “Labyrinth Boy”, sore yang menenangkan di track “In Your Arms”, dan malam sebagai tempat menumpahkan emosi setelah seharian mengalami hari yang berwarna di track “Introvert”. Benang merah dari EP ini adalah emosi,tenang,dan meledak-ledak. (Gilang Nugraha)

Click here for more detail info about Chamberlain - The Wild And The Innocent EP